Social Icons

Pages

Featured Posts

Sabtu, 22 Juni 2013

Keselamtan Anak pada BInatang Peliharaan da berbahaya

Binatang peliharaan merupakan hewan yang biasa dipelihara manusia
untuk kesenangan atau hobi. Sebagai contoh binatang peliharaan adalah kucing,
burung, dan hamster. Memiliki binatang peliharaan di rumah membawa dampak
positif bagi anak. Perasaan positif anak terhadap peliharaannya bisa mendongkrak
rasa percaya diri. Anak juga belajar untuk berempati. Tidak hanya itu, anak juga
belajar proses kehidupan seperti reproduksi, sakit, dan kematian.
Banyak peneliti melakukan analisis mengenai efek pemeliharaan binatang
terhadap perkembangan anak dari berbagai sisi, termasuk dari hubungan
kepemilikan binatang peliharaan dengan perkembangan anak normal, obesitas,
trauma, dan autis.

selangkapnya Bisa Didownload  gratis Disini

Pengaruh Filem dan Televisi Untuk Anak Usia Dini

Maraknya film dan sinetron yang menghiasi layar kaca di Indonesia ini
memberikan dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Setiap hari stasiun-stasiun
televisi swasta selalu menyuguhkan begitu banyak film dan sinetron yang notabene
mempunyai alur cerita yang sama. Cerita-cerita mengenai percintaan, kehidupan
glamour, hedonisme, dan kriminalitas merupakan tema wajib bagi semua film dan
sinetron di Indonesia. Bahkan film-film dan sinetron-sinetron yang berlatar
keagamaan juga tak luput dari tema-tema tersebut.
Bagi sebagian masyarakat film dan sinetron merupakan konsumsi wajib
sehari-hari khususnya kaum ibu. Namun, yang memprihatinkan para kaum ibu
membiarkan anak-anaknya yang masih berusia dini untuk ikut menikmati film dan
sinetron tersebut. Banyak dari para kaum ibu tersebut yang tidak mengerti bahwa film
dan sinetron dapat memberikan dampak yang sangat buruk bagi perilaku anak usia
dini.

untuk lebih lengkapnya bisa DOWNLOAD disini gratiss. . .

Senin, 10 Juni 2013

Teori Kontruktifistik, Behavior, dan Kontruktifistik



Teori behavioristik adalah sebuah teori yang dicetuskan oleh Gage dan Berliner tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Teori ini lalu berkembang menjadi aliran psikologi belajar yang berpengaruh terhadap arah pengembangan teori dan praktik pendidikan dan pembelajaran yang dikenal sebagai aliran behavioristik. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar.
Teori behavioristik dengan model hubungan stimulus-responnya, mendudukkan orang yang belajar sebagai individu yang pasif. Respon atau perilaku tertentu dengan menggunakan metode pelatihan atau pembiasaan semata. Munculnya perilaku akan semakin kuat bila diberikan penguatan dan akan menghilang bila dikenai hukuman.

2. Teori  Belajar kognitivisme
Teori belajar kognitif mulai berkembang pada abad terakhir sebagai protes terhadap teori perilaku yang yang telah berkembang sebelumnya. Model kognitif ini memiliki perspektif bahwa para peserta didik memproses infromasi dan pelajaran melalui upayanya mengorganisir, menyimpan, dan kemudian menemukan hubungan antara pengetahuan yang baru dengan pengetahuan yang telah ada. Model ini menekankan pada bagaimana informasi diproses.
Peneliti yang mengembangkan teori kognitif  ini adalah Ausubel, Bruner, dan Gagne. Dari ketiga peneliti ini, masing-masing memiliki penekanan yang berbeda. Ausubel menekankan pada apsek pengelolaan (organizer) yang memiliki pengaruh utama terhadap belajar.Bruner bekerja pada pengelompokkan atau penyediaan bentuk konsep sebagai suatu jawaban atas bagaimana peserta didik memperoleh informasi dari lingkungan.

3. Teori Belajar Konstruktivisme
Kontruksi berarti bersifat membangun, dalam konteks filsafat pendidikan dapat diartikan Konstruktivisme adalah suatu upaya membangun tata susunan hidup yang berbudaya modern.
Konstruktivisme merupakan landasan berfikir (filosofi) pembelajaran konstektual yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak sekonyong-konyong.
Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta, konsep, atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Manusia harus mengkontruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata.
Dengan teori konstruktivisme siswa dapat berfikir untuk menyelesaikan masalah, mencari idea dan membuat keputusan. Siswa akan lebih paham karena mereka terlibat langsung dalam mebina pengetahuan baru, mereka akan lebih pahamdan mampu mengapliklasikannya dalam semua situasi. Selian itu siswa terlibat secara langsung dengan aktif, mereka akan ingat lebih lama semua konsep.

Selasa, 04 Juni 2013

Kecerdasan Majemauk Menurut Gadner

asahan ( artikel pilihan Oleh : Muhammad Nuh, S.Pd., M.Pd.)
Teori kecerdasan majemuk (Multiple Intelligence atau MI) merupakan istilah yang relatif baru yang dikenalkan oleh Howard Gardner. Jasmine (2007: 5) menjelaskan bahwa “Teori tentang Kecerdasan Majemuk (KM) adalah salah satu perkembangan paling penting dan paling menjanjikan dalam pendidikan dewasa ini”. Teori KM didasarkan atas karya Howard Gardner, pakar psikologi perkembangan, yang berupaya menciptakan teori baru tentang pengetahuan sebagai bagian dari karyanya di Universitas Harvard. Gardner berkenaan dengan teori tersebut, yaitu Frame of Mind (1983) menjelaskan ada delapan macam [sekarang sembilan] kecerdasan manusia yang meliputi bahasa (linguistic), musik (musical), logika-matematika (logical-mathematical), spasial (spatial), kinestetis-tubuh (bodily-kinesthetic), intrapersonal (intrapersonal), interpersonal (interpersonal), dan naturalis (naturalits). Berikut ini dijelaskan secara ringkas satu persatu dari bentuk-bentuk kecerdasan yang dimaksud oleh Gardner.

1) Kecerdasan Bahasa (Linguistic Intelligence)
Kecerdasan bahasa erat hubungannya dengan keterampilan orang dalam menguasai bahasa tulisan dan lisan. Shearer (2004: 4) menjelaskan bahwa “Ciri utama dari kecerdasan bahasa meliputi kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif dalam membaca, menulis, dan berbicara. Keterampilan berbahasa penting sekali untuk memberikan berbagai penjelasan, deskripsi, dan ungkapan ekspresif”. Banyak orang dengan kecerdasan bahasa yang menonjol mempunyai kemampuan dalam bersyair, atau gaya menulis yang kaya ekspresi (Gardner, 2003). Gardner percaya para penyair dan penulis berbakat mempunyai pemahaman yang kuat tentang semantik (arti kata-kata), fonologi (bunyi bahasa), pragmatik (penggunaan bahasa), dan sintaksis (kaidah bahasa) dalam menggunakan kata-kata dan gagasan uniknya.
Komponen lain dari kecerdasan bahasa adalah memori lisan (verbal memory). Gardner (2003) menjelaskan bahwa “Kemampuan untuk mengingat informasi seperti daftar-daftar lisan yang panjang merupakan bentuk lain dari kecerdasan bahasa”. Oleh karena kekuatan memori lisan, maka mengingat dan mengulangi kata-kata yang panjang menjadi mudah bagi orang dengan kecerdasan bahasa yang menonjol. Bagi orang yang kuat memori lisannya maka gagasan mengalir dengan konstan hal ini disebabkan mereka mempunyai banyak kata-kata di dalam memori lisannya. Tanpa menghiraukan bagian khusus dari kekuatan memori lisan, penekanan terjadi baik pada bahasa tulis maupun bahasa lisan dalam kecerdasan bahasa (Gardner, 2003).

2) Kecerdasan Musik (Musical Intelligence)
Kecerdasan yang muncul lebih awal pada manusia dibanding kecerdasan lain adalah bakat musik. Shearer (2004 : 4) menjelaskan bahwa “Kecerdasan musikal meliputi kepekaan terhadap tangga nada, irama, dan warna bunyi (kualitas suara) serta aspek emosional akan bunyi yang berhubungan dengan bagian fungsional dari apresiasi musik, bernyanyi, dan memainkan alat musik”. Agar dapat dikatakan menonjol pada kecerdasan musik maka seseorang harus mempunyai kemampuan auditorial dengan baik (Gardner, 2003). Kemampuan auditorial tidak hanya menjadikan seseorang mampu mendengar dan merangkai musik saja, juga seseorang mampu mengingat pengalaman bermusik. Gardner (2003 : 102) juga menjelaskan bahwa “Kemampuan bermusik berhubungan dengan memori suara. Sekian persen dari apa yang didengar seseorang akan masuk dalam alam bawah sadarnya dan menjadi bagian pokok dari daya ingatnya”. Musik sering dimasukkan dalam ranah kecerdasan karena merupakan komponen memori. Pesinetron dan pengarang lagu adalah contoh orang-orang yang memiliki kecerdasan musik yang menonjol.

3) Kecerdasan Logika-Matematika (Logical-Mathematical Intelligence)
Bentuk lain dari kecerdasan manusia adalah kecerdasan logika-matematika. Shearer (2004: 4) menyatakan bahwa “Kecerdasan logika-matematika meliputi keterampilan berhitung juga berpikir logis dan keterampilan pemecahan masalah”. Matematikawan bukanlah satu-satunya ciri orang yang menonjol dalam kecerdasan logika-matematika. Siapapun yang dapat menunjukkan kemampuan berhitung dengan cepat, menaksir, melengkapi permasalahan aritmetika, memahami atau membuat alasan tentang hubungan-hubungan antar angka, menyelesaikan pola atau melengkapi irama bilangan, dan membaca penanggalan atau sistem notasi lain sudah merupakan ciri menonjol dari kecerdasan logika-matematika (Gardner, 2003).

4) Kecerdasan Visual-Spasial (Visual-Spatial Intelligence)
Kecerdasan ruang kadang-kadang disebut juga dengan kecerdasan visual-spasial. Kecerdasan ini meliputi kemampuan-kemampuan untuk merepresentasikan dunia melalui gambaran-gambaran mental dan ungkapan artistik (Shearer, 2004). Gardner (2003 : 173) mengakui bahwa “Pusat bagi kecerdasan ruang adalah kapasitas untuk merasakan dunia visual secara akurat, untuk melakukan transformasi dan modifikasi terhadap persepsi awal atas pengelihatan, dan mampu menciptakan kembali aspek dari pengalaman visual, bahkan sampai pada ketidakhadiran dari stimulus fisik yang berhubungan dengan pengalaman visualnya”. Ada banyak profesi atau ciri orang yang memerlukan kecerdasan ruang seperti, seorang pelaut memerlukan kemampuan untuk mengemudikan perahunya dengan bantuan peta; seorang arsitek dapat memanfaatkan sepetak ruang untuk membuat bangunan, dan seorang gelandang harus mampu memperkirakan seberapa jauh penyerang dapat menerima operan bola (Checkley, 1997). Kecerdasan visual-spasial berhubungan dengan objek dan ruang yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

5) Kecerdasan Kinestetik-Tubuh (Bodily-Kinesthetic Intelligence)
Suatu kecerdasan yang sangat aktif yang dianugrahkan pada manusia adalah kecerdasan kinestetik-tubuh. Shearer (2004: 5) menjelaskan bahwa “Kecerdasan kinestetik menyoroti kemampuan untuk menggunakan seluruh badan (atau bagian dari badan) dalam membedakan berbagai cara baik untuk ekspresi gerak (tarian, akting) maupun aktivitas bertujuan (atletik)”. Penari dan perenang merupakan contoh dalam mengembangkan penguasaan gerak badan mereka sesuai gerakan khusus. Ada juga kemampuan menggerakkan objek dengan gerakan kompleks, seperti pemain basebal dan pemain musik. Semua orang dengan kecerdasan kinestetik-tubuh yang menonjol mampu menggunakan otot-ototnya untuk mengendalikan gerak badannya, memiliki koordinasi tangan-mata, dan mampu menggerakkan objek untuk melengkapi sejumlah gerak kompleks atau mengatur sebuah pesan (Gardner, 1983).

6) Kecerdasan Intrapersonal (Intrapersonal Intelligence)
Ada dua kecerdasan yang berhubungan dengan perasaan diri sendiri. Pertama kecerdasan pribadi yang berhubungan dengan aspek internal dari seseorang. Hal itu disebut dengan kecerdasan intrapersonal. Shearer (2004: 6) menjelaskan bahwa “Fungsi penting dari kecerdasan intrapersonal ialah meliputi penilaian-diri yang akurat, penentuan tujuan, memahami-diri atau instropeksi, dan mengatur emosi diri. Jika seseorang sudah memiliki kecerdasan intrapersonal yang kuat maka ia mampu memahami dirinya sebagai pribadi, apakah menyangkut potensi dirinya, bagaimana ia mereaksi terhadap berbagai hal, dan apa yang menjadi cita-citanya (Checkley, 1997). Dengan kecerdasan intrapersonal yang baik diharapkan setiap orang mampu membuat keputusan dan menentukan perilakunya tanpa harus selalu diarahkan dari orang lain.

7) Kecerdasan Interpesonal (Interpersonal Intelligence)
Kecerdasan kedua yang berhubungan dengan orang dan pemahaman terhadap diri sendiri merupakan hubungan interpersonal. Kecerdasan interpersonal, sebagai sisi lain dari kecerdasan intrapersonal, sangat berhubungan dengan kemampuan untuk memahami orang lain. Shearer (2004: 6) menyatakan bahwa “Kecerdasan interpersonal mendorong keberhasilan seseorang dalam mengatur hubungan antar individu. Dua keterampilan pokok itu merupakan kemampuan untuk mengenali dan menerima perbedaan antar individu dan kemampuan untuk mengenali emosi, suasana hati, perspektif, dan motivasi orang”. Contoh profesi yang pekerjaan sehari-harinya berhadapan dengan orang, seperti guru, dokter, polisi, atau pedagang perlu lebih trampil dalam kecerdasan interpersonal supaya lebih berhasil di tempat kerja (Checkley, 1997). Namun hal itu jauh lebih sulit bagi beberapa orang yang bekerja bersama orang lain di mana mereka tidak bisa memahami atau dengan siapa mereka tidak bisa berhubungan.

  8) Kecerdasan Naturalis (Naturalist Intelligence)
Lama sekali setelah Gardner menulis bukunya, Frames of Mind, ia menemukan bentuk kecerdasan yang lain. Bentuk kecerdasan kedelapan yang dimaksud oleh Gardner adalah kecerdasan naturalis. Shearer (2004: 6) menjelaskan bahwa “Orang yang menonjol dalam kecerdasan naturalis menunjukkan rasa empati, pengenalan, dan pemahaman tentang kehidupan dan alam (tanaman, hewan, geologi)”. Ada banyak bidang pekerjaan yang menghendaki bakat naturalis, seperti petani, ilmuwan, ahli tanah, dan orang yang berciri khas mengamati perilaku alam (Shearer, 2004). Walaupun ada banyak bidang pekerjaan yang memerlukan kekuatan kecerdasan naturalis, banyak orang dapat memiliki kekuatan kecerdasan naturalis dengan pemahaman sederhana dan memahami hakikat alam.


lebih lengkapnya bisa dilihat disini

Kecerdasan Majemuk Penentu Masa Depan Anak

Kecerdasan Majemuk Penentu Masa Depan Anak

Kecerdasan majemuk (multi intelegence) terus menjadi topik yang tak habis-habisnya. Teori dari penelitian panjang Howard Gardner itu, sejak dipublikasikan pada tahun 1990-an itu terus mendapat sorotan. Bahkan terus dikembangkan yang konon kini sudah mencapai sekitar 11 jenis kecerdasan yang dimiliki setiap manusia.
Sejauh ini penerapannya dalam sistem pendidikan dan kehidupan keluarga juga terkesan sekedarnya. Untuk yang di sistem pendidikan masalahnya jelas karena sulitnya mengubah paradigma dan kebiasaan yang telah dianut. Sedangkan di dalam pendidikan di rumah mulai banyak diterapkan sebagai alternatif. Umum diketahui bahwa kecerdasan majemuk tidak mendapatkan apresiasi selayaknya disekolah. Di lembaga pendidikan formal ini hanya dua-tiga jenis kecerdasan yang diakui sebagai tolak ukur keberhasilan atau prestasi siswa. Khususnya kecerdasan yang menyangkut bahasa, matematika dan logika. Sebagai orangtua masa kini, kita sering kali menekankan agar anak berprestasi secara akademik di sekolah. Kita ingin mereka menjadi juara kelas dengan harapan ketika dewasa bisa memasuki perguruan tinggi bergengsi. Masyarakat pun mempunyai kepercayaan bahwa sukses di sekolah adalah kunci kesuksesan hidup di masa depan.
Padahal, kata penulis buku Anak Ajaib Andyda Meliala, kenyataanya tidak bisa dipungkiri sangat sedikit orang-orang sangat sukses di dunia yang juara kelas dimasa sekolah. Sebut Bill Gates (pemilik Microsoft) atau Tiger Wood (Pemain Golf), beberapa dari ribuan orang yang dianggap tidak berhasil di sekolah tetapi menjadi orang yang sangat berhasil dibidangnya.
Kandidat doktor ini menyatakan pengembangan kecerdasan majemuk mutlak diperlukan untuk menjamin masa depan anak. Sukses sekolah semata, kata dia tidak bisa jadi gantungan. Karena itu ayah dan ibu harus berusaha maksimal menemukan dan mengembangkan sebanyak mungkin kecerdasan yang dimiliki setiap anak.
Menurutnya penelitian mutakhir mengenai seluk-beluk otak makin membukakan mata perihal kecerdasan manusia. Bahwa ternyata, kecerdasan manusia tidak dapat disimpulkan hanya dari IQ karena nilai tes kecerdasan, yaitu kecerdasan bahasa dan kecerdasan matematika.
Ibarat Tenda
Belakangan ini, makin banyak penelitian menegaskan bahwa tinggi rendahnya nilai tes IQ tidak bisa dipakai untuk meramalkan sukses seseorang ketika dewasa. Tes IQ bukan mengukur kualitas yang dibutuhkan untuk sukses dalam pekerjaan, seperti kemauan keras, percaya diri, motivasi maupun kecerdasan sosial.
Tes juga tak mampu mengukur kinerja seseorang dalam menentukan prioritas, manajemen waktu dan efisiensi. Juga kreatifitas dan intuisi yang merupakan hal utama dalam ilmu pengetahuan dan seni. “Kreativitas sering melibatkan kemampuan melihat sejumlah kemungkinan pemecahan atas satu masalah, sementara tes IQ menharuskan pilihan tunggal”.
Pada kenyataanya, walaupun nilai IQ seorang anak sangat tinggi, lanjut Andyda, tanpa pengasuhan yang mendukung kecerdasan anak (kurang stimulus, masalah keluarga, kurang tantangan, tanpa aturan yang jelas, kurang feedback, dan lain-lain), membuat nilai IQ pada suatu waktu bisa mengalami penurunan.
Jadi, kalau IQ ataupun prestasi akademik tidak bisa dipakai untuk meramalkan sukses seorang anak di masa depan, lalu apa? Kemudian apa yang harus dilakukan orang tua supaya anak-anak mempunyai persiapan cukup untuk masa depannya?
“Jawabannya adalah prestasi dalam kecerdasan majemuk, bukan hanya prestasi akademik”, tandas dokter lulusan UGM itu. Menurut ibu Anak Berbakat Indonesia 2004 itu kemungkinan anak meraih sukses menjadi sangat besar jika anak dilatih untuk meningkatkan kecerdasan yang punya berbagai sisi itu. Dia menambahkan membangun seluruh kecerdasan anak ibarat membangun sebuah tenda yang mempunyai beberapa tongakat sebagai penyangganya.
“Semakin sama tinggi tongkat-tongkat penyangganya, semakin kokoh pulalah tenda itu berdiri, ujar istri Edimon Ginting yang berkarir di IMF itu seraya berujar untuk menjadi sungguh-sungguh cerdas berarti memiliki skor tinggi pada seluruh jenis kecerdasan. Namun Andyda mengatakan sangat jarang seseorang memiliki tingkatan yang tinggi di semua bidang kecerdasan.
Biasanya, tuturnya orang yang benar-benar sukses memiliki kombinasi 4 atau 5 kecerdasan yang menonjol. Dia mencontohkan Albert Einsten, terkenal jenius di bidang sains, bermain biola dan matematika. Demikian pula Leonardo Da Vinci yang memiliki kecerdasan luar biasa dalam bidang olah tubuh, seni, arsitektur, matematika dan fisika.
Syaratkan Keterlibatan Orangtua
Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik saja tidak cukup bagi seseorang untuk mengembangkan kecerdasanya secara maksimal. Justru peran orangtua dalam memberikan latihan-latuhan dan leingkungan yang mendukung jauh lebih penting dalam menentukan perkembangan kecerdasan seorang anak. “Para orangtua harus bisa menemukan bakat anak melalui kecerdasan majemuk, khususnya pada masa emas. Jumlahnya yang mencapai 9 jenis itu adalah, kecerdasan verbal-bahasa, matematika-logika, visual spasial (imajinasi), musik, interpersonal (bergaul), intrapersonal (cerdas diri), fisik, lingkungan dan spiritual,” jelasnya.
Masa emas yang dimaksudkan, tambah ibu dua putra yang kini bermukim di Maryland, As, itu adalah sejak anak lahir sampai 6 tahun dimana pada usia-usia tersebut sel-sel syaraf otak mereka terbentuk sebesar 80%. Sementara potensi kemampuan anak berkembang 50% dalam enam tahun pertama tersebut.
Keterlibatan para orang tua secara aktif dalam mengasah mental dan stimulus si anak secara tepat sangat diperlukan mengingat mereka adalah orang yang setiap hari bersama si anak. “Orangtua harus bersikap proaktif dan bukannya reaktif dalam mempelajari, mengantisipasi dan me-review aktifitas yang sudah dilakuakan anak-anak mereka”. Aktifitas tersebut, lanjut Andyda, diharapkan menjadi suatu hal yang menyenangkan. Aspek menyenangkan penting, ujar perempuan Batak kelahiran Yogya pada 1967 itu, karena ketika si anak merasa enjoy dalam melakukan aktivitasnya maka otaknya akan berkembang lebih baik. Yang tak kalah penting adalah membangun harga diri dan citra diri si anak dengan memberikan tantangan dan komentar yang positif dan bukannya kritik pedas yang justru membuat si anak menjadi rendah diri dan takut menunjukan bakat dan talenta yang dimilikinya. “Ditambah dengan aturan dan feedback (umpan balik) yang membuat si anak merasa aman dan terlindungi, impian orangtua untuk membuat anak mereka menjadi ajaib bukanlah sekedar mimpi”, tandas perempuan yang berprofesi sepenuhnya sebagai ibu rumah tangga ini.
Ia mencontohkan anak lelakinya, Timothy (8 th) yang menunjukkan berbagai talenta yang banyak membuahkan banyak penghargaan karena penerapan pola pengasuhan yang melibatkan orangtua secara aktif. Upaya mengembangkan bakat Timoty di bidang musik sejak 4,5 tahun berbuah penghargaan internasional pemain piano anak- anak berbakat.

PENYEBAB DEMAM PADA ANAK USIA DINI



A.       Definisi Demam
a.       Membahas tentang demam





  Saat ini dapat dikatakan musim tidak menentu, kadang hujan, kadang juga panas. Tentu hal ini membuat kesehatan tubuh kita tidak bisa menerima perubahan cuaca yang ekstrim ini, sehingga tubuh kita mudah sekali terserang penyakit yaah salah satunya adalah demam.
Mungkin bagi orang dewasa demam merupakan penyakit yang sebentar lalu sembuh lagi, lalu bagaimana bila penyakit demam ini menyerang anak-anak ?. Demam sendiri adalah suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga sistem imun dalam tubuh kita tidak bekerja sebagaimana mestinya dengan baik. maka dari itu tubuh kita mudah sekali terserang penyakit demam ini. Untuk itu selalu menjaga kesehatan tubuh anak Anda jangan sampai terkena demam.
Bagi yang terserang penyakit demam, pasti tubuhnya akan merasakan panas yang seperti terbakar, tidak hanya itu kadang juga si penderita penyakit demam akan merasakan rasa dingin yang kuat. Nah, hal inilah yang menandai adanya proses penyesuaian didalam tubuh yang memerlukan waktu.
Demam itu sendiri sebenarnya adalah peningkatan suhu tubuh, yang secara kurang tepat sering disebut juga dengan "panas". Definisi, demam lazimnya diartikan sebagai suhu badan lebih dari 37,8 oC.  Apabila suhu mencapai 39oC biasanya disebut demam tinggi dan apabila suhu mencapai 40,5 oC sudah dikategorikan sebagai hiperpireksia atau demam yang berlebihan. Sebaliknya, suhu tubuh di bawah 36 oC disebut suhu di bawah normal (subnormal) dan dikatakan hipotermi jika suhu tubuh di bawah 35 oC.







Pilek
termo
batuk

Penyebab demam

Demam umumnya disebabkan oleh infeksi, baik karena virus, bakteri atau yang lebih jarang lagi, karena jamur. Demam juga dapat merupakan reaksi imun terhadap adanya benda asing dalam darah. Hal terakhir misalnya terjadi pada reaksi alergi atau peertanda ketidakcocokan dalam transfusi darah.
Demam bukan penyakit, tetapi merupakan pertanda adanya penyakit atau benda asing dalam darah. Secara demikian sebenarnya adanya demam cukup bermanfaat, karena dengan adanya demam orang menjadi tersadar adanya sesuatu yang salah dalam dirinya. Demam ringan (sekitar 38 oC) umumnya merupakan mekanisme pertahanan tubuh dan tidak berbahaya, namun demam yang tinggi dapat merupakan tanda bahaya dan bahkan pada hiperpireksia dapat menyebabkan timbulnya beberapa komplikasi akibat kekacauan dalam sistem tubuh. Demam lama atau berulang dapat terjadi akibat infeksi kronis seperti tuberkulosis (tbc) atau merupakan pertanda adanya penyakit lainnya, seperti penyakit sendi, keradangan jaringan ikat, atau gangguan metabolisme. Orang tua menganggap demam sebagai penyakit, padahal demam hanyalah gejala yang menandakan adanya penyakit. Demam adalah kondisi dimana otak mematok suhu di atas setting normal yaitu diatas 38C.  Penyebab utama demam biasanya infeksi, yang ditandai dengan suhu tubuh di atas 37C. Demam ringan biasanya tidak membahayakan, tapi waspadai suhu di atas 40C terutama pada bayi dan anak usia dini.
Ada Tiga Fase Demam, yaitu:
1. Menggigil sampai suhu tubuh mencapai puncaknya,
2. Lalu menetap
3. Baru akhirnya turun
Tanda-tanda anak menderita demam adalah jika suhu tubuhnya meningkat, kulitnya pucat, mengeluh kedinginan dengan bintil-bintil pada kulit, dan menggigil hingga giginya bergemeletuk. Saat demam bertambah, suhu tubuh anak juga meningkat dan kulitnya memerah, lalu anak berkeringat dan sakit kepala. Berikut adalah pertolongan pertama menangani demam pada anak:
·         Ukurlah suhu tubuh anak. Angkatlah tangan anak dan kepitkan ujung thermometer di ketiaknya. Lipat lengan anak ke dadanya dan biarkan thermometer di ketiak selama waktu yang direkomendasikan.
·         Buat anak merasa nyaman; baringkan ia di sofa atau tempat tidur, tapi jangan diselimuti. Untuk membantu menurunkan suhu tubuhnya, pastikan ia minum banyak air atau jus buah.
·         Anda bisa memberikan sirup parasetamol sesuai dosis yang dianjurkan untuk menurunkan suhu tubuhnya.
·         Kompres anak dengan air hangat.
kenapa bukan dengan air dingin? karena apabila diberi air dingin, otak kita akan menyangka bahwa suhu diluar tubuh dingin sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menaikkan suhunya dengan cara menggigil sehingga memproduksi panas. Akibatnya suhu tubuh anak bukannya turun, melainkan tambah panas.
Sebaiknya kompres dilakukan ketika: anak merasa uncomfortable, suhu mencapai 40oC, pernah kejang demam/keluarga dekat pernah menderita kejang demam atau anak muntah2 sehingga obat tidak bisa masuk. Sedangkan kompres hangat akan menurunkan suhu anak dalam waktu 30 – 45 menit.


Penting!
·         Jika usia bayi Anda kurang dari tiga bulan, jangan berikan sirup parasetamol, kecuali disarankan oleh dokter.
·         Jika suhu tubuh anak tinggi sekali, lepaskan sebanyak mungkin pakaiannya.
·         Jika anak mengeluh sakit kepala hebat, curigai terjadinya meningitis. Carilah bantuan medis segera.
·         Demam juga dapat terjadi akibat terlalu banyak terpajan sinar matahari.
Demam, batuk dan pilek merupakan keluhan tersering orang tua mencari pertolongan ke dokter. Batuk dan pilek (baik influenza maupun common cold) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Influenza berbeda dengan common cold. Masing-masing disebabkan oleh jenis virus yang berbeda. Infuenza disebabkan oleh virus Influenzae, sedangkan common cold disebabkan oleh Rhinovirus. Karena kedua jenis penyakit bergejala ILI (influenza like illness), maka sulit untuk membedakan berdasarkan gejala saja.
Secara umum, influenza memiliki gejala lebih berat dibanding common cold, dan gejala seperti demam, nyeri, ngilu di sendi tubuh, kelelahan berlebih, dirasakan lebih menonjol. Sakit kepala seringkali bersifat berat, dengan sakit yang dirasakan di sekeliling dan di belakang mata. Pada awalnya gejala saluran pernafasan relatif ringan, berupa rasa gatal di tenggorokan, rasa panas di dada, batuk kering dan hidung berair. Kemudian batuk akan menghebat dan berdahak. Kadang-kadang bisa terjadi mual dan muntah. Common cold biasanya lebih ringan dibandingkan influenza. Anak dengan common cold lebih mungkin untuk memiliki hidung meler atau tersumbat dan bersin-bersin. Setelah 3-5 hari sebagian besar gejala akan menghilang dengan segera dan demam biasanya mereda, meskipun kadang demam berlangsung sampai 5 hari. Penyakit flu umumnya akan sembuh sendiri setelah 3-5 hari, tentu jika dibarengi dengan istirahat dan asupan nutrisi yang cukup. Tanpa diobati pun, penyakit flu akan sembuh sendiri.
Jika flu ini disertai demam, maka orang tua cenderung mencari pegobatan untuk segera menurunkan panas. Demam diidentikkan dengan penyakit, sehingga saat demam berhasil diturunkan, orangtua merasa lega karena menganggap penyakit akan segera pergi bersama turunnya panas badan. Keinginan untuk menenangkan kegelisahan orang tua inilah yang terkadang “memaksa” dokter memberikan obat penurun panas walaupun sebenarnya mungkin tidak perlu.
Definisi demam itu sendiri adalah keadaan suhu tubuh di atas suhu normal, yaitu suhu tubuh di atas 38 0C. Suhu tubuh dapat diukur mealui mulut, dubur, dan ketiak. Cara pengukuran suhu menentukan tinggi rendahnya suhu tubuh. Pengukuran suhu melalui mulut dilakukan dengan cara mengulum termometer di dalam mulut, hal ini dilakukan pada anak yang dapat diajak bekerjasama. Hasilnya hampir sama dengan suhu dubur, namun bisa lebih rendah bila frekuensi napas cepat. Pengukuran suhu dubur dengan memasukkan termometer ke dalam dubur sedalam 2-3 cm dan kedua pantat dikatupkan, pengukuran dilakukan selama 3 menit. Suhu yang terukur adalah suhu tubuh yang mendekati suhu yang sesungguhnya (core temperature). Dikatakan demam bila suhu di atas 380.C  Pengukuran suhu melalui ketiak hanya dapat dilakukan pada anak besar mempunyai daerah aksila cukup lebar, pada anak kecil ketiaknya sempit sehingga terpengaruh suhu luar. Pastikan puncak ujung termometer tepat pada tengah aksila. Hasil pengukuran aksila akan lebih rendah 0,5-1,0 0C dibandingkan dengan hasil pengukuran melalui dubur. Pengukuran suhu dengan cara meraba kulit, daerah yang diraba adalah daerah yang pembuluh darahnya banyak seperti di daerah pipi, dahi, tengkuk. Meskipun cara ini kurang akurat (tergantung kondisi tangan ibu), namun perabaan ibu cukup dapat dipercaya.
Apakah memberikan obat penurun panas ketika anak demam merupakan suatu hal yang salah? Bukankah bila demam tidak diturunkan akan menimbulkan kerusakan pada otak? Bukankah pemberian obat penurun panas menyebabkan anak terhindar dari kejang demam (stuip), membuat anak merasa lebih nyaman dan meningkatkan nafsu makan? Hal-hal seperti itulah yang sering terdengar mengenai demam dan banyak didengung-dengungkan di berbagai media iklan. Alhasil demam semakin menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua, dan memperkuat keyakinan orangtua untuk buru-buru menurunkan panas ketika anak demam.
Namun sesungguhnya para ahli menyatakan bahwa pendapat-pendapat tersebut hanyalah mitos belaka karena tidak semua dapat dibuktikan kebenarannya. Keberadaan demam justru berperan penting dalam proses penyembuhan penyakit. Bahkan pemberian obat penurun panas ketika anak demam (baik aspirin, paracetamol/acetaminophen maupun ibuprofen) terbukti lebih banyak menimbulkan dampak negatif ketimbang positif. Demam merupakan reaksi alamiah tubuh terhadap adanya infeksi. Sehingga ketika seorang anak mengalami infeksi, keberadaan demam semestinya disyukuri, bukan ditakuti atau diperangi karena hal ini merupakan pertanda bahwa mekanisme pertahanan tubuh sedang bekerja untuk melawan penyakit. Artinya, menurunkan suhu tubuh ketika anak demam justru akan melemahkan sistem pertahanan tubuhnya. Demam memang tidak hanya dapat disebabkan oleh infeksi, bisa saja terjadi karena pencetus lain seperti reaksi transfusi, tumor, imunisasi, dehidrasi, dan lain sebagainya. Tetapi pada anak umumnya demam terjadi karena suatu infeksi kuman, entah itu virus maupun bakteri.
Asumsi yang juga sangat diyakini orang tua adalah pernyataan bahwa obat penurun panas akan menyebabkan anak merasa lebih baik, lebih aktif dan meningkatkan nafsu makan. Padahal penelitian membuktikan bahwa tidak ada perbedaan efek yang tampak ketika penderita demam diberi obat penurun panas maupun placebo (sugesti). Jadi tidak dapat dibedakan apakah keadaan lebih baik yang dirasakan penderita sebetulnya merupakan efek placebo atau efek obat. Fakta lain yang lebih penting menginformasikan bahwa obat penurun panas dapat memberikan gejala palsu. Penderita demam yang disangka sedang dalam masa penyembuhan karena panasnya sudah turun, ternyata luput dari pengamatan dan mengakibatkan penyakitnya berlanjut semakin buruk akibat pemberian obat penurun panas.
Selain itu demam yang terjadi karena infeksi selain infeksi di otak, pada umumnya tidak akan menyebabkan kerusakan otak itu sendiri ataupun kerusakan fisik permanen seperti anggapan yang telah dianut selama ini. Demam adalah hal yang biasa terjadi pada anak dan bukan merupakan suatu indikasi penyakit serius kecuali bila disertai dengan perubahan tingkah laku atau gejala-gejala tambahan seperti kesulitan bernafas, kaku kuduk atau kehilangan kesadaran. Hanya demam di atas 42,2 0C yang telah diketahui dapat menyebabkan kerusakan otak.
Namun tentu saja terdapat perkecualian, yaitu bila demam terjadi pada bayi yang baru lahir. Demam yang terjadi pada bayi di minggu-minggu pertama kehidupannya harus mendapatkan perhatian serius, karena kemungkinan besar infeksi didapat dari proses persalinan, ataupun penyebab lain. Juga pada anak dengan riwayat kejang demam sebelumnya, ataupun kejang demam dalam keluarga, demam harus diwaspadai. Walaupun kejadian kejang pada anak demam hanya sekitar 4%.
Kasus lain yang sering terjadi, contohnya adalah penggunaan antibiotik untuk penyakit common cold pada bayi dan anak-anak. Penyakit ini 95% disebabkan oleh virus, sehingga pemberian antibiotik tak ada gunanya. Antibiotik hanya diperlukan bagi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini sangat umum terjadi pada anak-anak. Bahkan menurut penelitian, dalam setahun seorang anak bisa menderita flu atau common colds sebanyak 8 hingga 12 kali. Dan itu merupakan hal yang normal. Tentu saja ada pengecualian, yaitu bagi bayi-bayi yang berusia di bawah 3 bulan. Pada bayi-bayi ini, gejala flu atau common cold malah bisa berkembang dengan cepat menjadi penyakit yang serius seperti bronchiolitis atau pneumonia. Karena itu, untuk bayi berusia di bawah 3 bulan, penyakit batuk pilek biasa tetap perlu mendapat perhatian khusus.
Penyakit ini biasanya akan berlangsung selama 1 sampai 2 minggu. Gejala yang menyertai flu atau common cold seperti demam, bersin, batuk, pilek yang tak henti-henti memang kadang tampak mengkhawatirkan. Apalagi bila anak mengalami batuk tak henti-hentinya disertai muntah. Tak heran bila akhirnya orang tua membawa anaknya ke dokter karena cemas. Parahnya, kecemasan tersebut kerap mengakibatkan orang tua meminta dokter memberikan antibiotik kepada anak-anaknya. American Academy of Pediatrics (AAP) menegaskan, tidak ada obat untuk kasus ini. Antibiotik tidak boleh diberikan karena tidak akan berefek apapun. Perhatian dan kasih sayang dari orang tua lah yang merupakan obat terbaik. Sehingga AAP menganjurkan agar orang tua cukup menciptakan kondisi yang paling nyaman bagi anak. Hidung mampet yang biasanya diderita anak akan menyebabkan anak bernafas lewat mulut. Akibatnya mulut dan tenggorokan anak menjadi kering. Untuk itu anak perlu diberi banyak jus buah-buahan dan cairan, sedikit tak apa asalkan sering. Dalam keadaan sakit, umumnya anak akan kehilangan nafsu makan. Walaupun hanya sedikit makanan yang masuk, tapi yakinkan bahwa kebutuhan makan mereka tercukupi.
Air garam steril bisa diberikan sebagai tetes hidung, agar ingus menjadi encer dan tidak lagi menyumbat jalan napas. Air garam steril ini tidak akan menimbulkan efek samping. Menghirup uap air panas juga akan meringankan keluhan flu pada anak. Cara lainnya, bila anak tak dapat tidur di malam hari karena hidung tersumbat, orangtua dapat memberikan tetes hidung (breathy) untuk menghilangkan pembengkakan di dalam hidung. AC ruangan pun perlu dimatikan. Kalau perlu setelah anak tidur, letakkan satu ember berisi air mendidih untuk menjaga agar udara ruangan tidak kering.
Berikan minum lebih banyak untuk mengencerkan lendir di tenggorokannya. Berikan obat batuk yang bersifat mengencerkan dahak, hindari obat batuk yang bersifat menekan batuk karena menghambat lendir yang akan keluar. Padahal, ada bahaya yang mengancam di balik itu. Lendir bukannya hilang tetapi tertekan dan menggumpal di saluran pernapasan." Bahayanya, lendir itu dapat menjadi media pertumbuhan kuman yang kemudian masuk ke paru-paru dan menyebabkan radang paru. Sedangkan jika naik ke kuping bisa menyebabkan congekan. Jadi, semua lendir yang merupakan reaksi pertahanan tubuh terhadap penyakit seharusnya dikeluarkan dengan cara-cara lain yang lebih tepat, bukan ditahan atau ditekan.
Langkah terbaik untuk pencegah tertularnya penyakit ini adalah dengan mencuci tangan sesering mungkin, dan sebisa mungkin menghindari penderita flu. Namun bila demam anak tak kunjung turun setelah lebih dari 3 hari (72 jam), orangtua perlu mengunjungi dokter. Selain itu bila terdapat gejala sesak napas, kuku dan bibir tampak biru, anak menjadi luar biasa rewel atau sangat mengantuk hingga tak bisa dibangunkan, orang tua juga harus segera membawa anaknya ke dokter.
Orang tua berhak mengajukan pertanyaan kepada dokter tentang penyakit yang diderita anak, apa penyebabnya, dan bagaimana tata laksananya. Pertanyaan seputar obat dan efek samping obat juga perlu diketahui agar anak tak jadi korban kesalahan pengobatan yang tidak rasional. Dokter yang informatif dan rela menyediakan waktu, demi memberikan pengetahuan yang benar kepada pasien pun sungguh diperlukan. Kerjasama antara pasien yang aktif dan dokter yang informatif semacam inilah yang setidaknya akan membantu keberhasilan pengobatan rasional di Indonesia.
Yang terpenting dalam menghadapi anak demam :
-    Mencari tahu apa penyebab panasnya.
-     Dengan mengetahui permasalahan, maka kita dapat bertindak secara rasional.
Prinsip utama tata laksana demam (sesuai panduan Mayo Clinic USA) :
·         Orang tua tidak perlu panik, umumnya demam tidak membahayakan jiwa. Hal utama yang perlu dilakukan adalah mengamati perilaku anak. Bila saat suhu agak rendah anak masih tetap aktif, masih riang, masih mau main, maka kita tidak perlu cemas.
·         Jangan memberikan obat panas bila demam tidak tinggi
·         Mengetahui kapan harus cemas dan harus menghubungi dokter
Beberapa kondisi lainnya dimana anda perlu berkomunikasi dengan dokter
·        Tidak mau minum atau sudah mengalami dehidrasi
·        Iritabel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan
·        Tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan (lethargic)
·        Kejang, sesak napas, gelisah, muntah, diare, sakit kepala hebat
Kapan kita mengompres anak demam
1.    Uncomfortable
2.    Suhu (40C)
3.    Pernah kejang demam atau keluarga dekat pernah menderita kejang demam
4.    Muntah-muntah sehingga obat tidak bisa masuk
Cara mengompres anak demam
1. Taruh anak di bath tub/ember mandi yang diisi air hangat bersuhu 30 – 32C; atau
2. Usapkan air hangat di sekujur tubuh bayi/anak, bila anak menolak, suruh duduk di ember/bath tub, beri mainan, ajak bermain
B.  Pertolongan Pertama dengan Menggunakan Kompres
Ø  Kapan Kompres Panas Digunakan ?

Jantung kita terus memompa darah ke seluruh bagian tubuh, memasok nutrisi dan oksigen. Jika anak mengalami cidera, maka tubuh secara normal akan mensuplai darah tambahan dan nutrisi ke bagian yang cidera, untuk melawan antibodi dan melakukan proses penyembuhan alami. Terapi panas mensimulasikan pembuluh darah dan membantu pembuluh darah terbuka lebih luas untuk meningkatkan sirkulasi darah di bagian cedera. Yang pada akhirnya mempercepat proses penyembuhan anak.
Dapat menggunakan kompres panas pada kondisi kronis, tepat sebelum melakukan kegiatan fisik. Panas membuat otot-otot rileks dan kendur. Sebelum memberikan terapi panas, pastikan panas yang diberikan tidak terlalu panas, atau hanya mengenai bagian yang cedera saja. Perlu diperhatikan untuk tidak menggunakannya selama berjam-jam, karena membuat badan merasa kaku.

Ø  Kapan Kompres Es Digunakan ?

Kompres es bekerja berlawanan dengan kompres panas. Kompres es biasanya diterapkan pada cidera tiba-tiba atau akut, hal ini disebabkan es membantu dalam mengurangi pembengkakan atau perdarahan, jika ada. Kompres es membatasi aliran darah di daerah cidera dan menyebabkan mati rasa dan yang paling penting adalah mengurangi rasa sakit anak. Es juga membantu tubuh untuk fokus menjaga kecepatan yang stabil dalam proses penyembuhan.
Oleh karena itu, pengobatan es efektif untuk mengobati keseleo atau memar dengan sendikit pendarahan, dan mengurangi pembengkakan dan nyeri. Jangan gunakan es batu langsung pada luka, gunakan kompres es, atau menempatkan beberapa es batu dalam kantong plastik, atau bungkus dengan handuk dan menerapkannya pada daerah cidera. Setelah mengkompres luka dengan es, periksalah perubahan warna kulit. Jika ternyata berwarna pink cerah, hentikan penggunaan kompres es.
Es dan panas bekerja secara berbeda untuk setiap cidera atau peradangan. Namun, keduanya membantu dalam pemulihan. Menggunakan es atau panas di daerah yang cidera bukan solusi jangka panjang, itu hanya cara untuk mengurangi rasa sakit dan luka-luka pada jangka pendek.

C.                                Membahas tentang pertolongan pertama dengan uap air

Ø  Flu, Batuk, Pilek

Batuk pilek adalah penyakit langganan musim penghujan dan pancaroba. Batuk yang disebabkan infeksi virus semisal flu, bisa sembuh sendiri dalam 3 hingga 5 hari. Yang paling penting beri makan dan minum yang cukup. Jangan diberi makanan dan miuman yang merangsang timbulnya batuk. Misalnya, cokelat, mi instant, es.
Pemberian obat batuk bebas disesuaikan dengan jenis batuknya. Untuk batuk tak berlendir diberi obat yang bersifat menahan batuk (antitusif). Batuk berlendir diberi obat batuk khusus untuk berlendir. Jika batuk tak reda setelah 3 hari diobati sendiri, segera bawa ke dokter.
Sementara ciri-ciri flu adalah suhu tubuh meninggi, badan terasa lemas, dan sakit kepala. Lalu, keluar ingus jernih yang lama-lama mengental dari hidung. Penyakit ini sangat cepat menular melalui udara. Jika kondisi anak sedang tak sehat, gampang sekali tertular. Tetap berikan makan dan minum air hangat yang cukup, banyak istirahat. Jika tak sembuh juga, bawa ke dokter.
Usahakan untuk tetap memberi si kecil banyak minum. Beri air putih hangat, susu, atau jus buah. Jika hidungnya tersumbat bantu dengan menghirup uap air hangat dari baskom.

Ø  Sinusitis

Sinusitis merupakan peradangan pada sinus. Sinus sendiri adalah rongga udara di daerah wajah yang terhubung dengan hidung. Peradangan pada sinus ini menyebabkan penimbunan lendir di rongga sinus dan menjadi media pertumbuhan bakteri. Berikut beberapa gejala  sinusitis yang dapat terjadi :
a.    Nyeri dan merasa tertekan pada wajah
Nyeri tumpul berdenyut atau tekanan yang merupakan tanda utama sinusitis terjadi akibat tekanan yang ditimbulkan oleh jaringan yang meradang pada ujung-ujung saraf di dinding dalam sinus anda. Sinusitis frontalis menyebabkan nyeri dahi atau sakit kepala. Sinusiti maksilaris menyebabkan nyeri pipi yang dapat menjalar ke gigi di rahang atas. Sinusitis etmoidalis menyebabkan nyeri di antara mata. Sinusitis sfenidalis menyebabkan nyeri di belakang mata, di puncak kepala, atau di sepanjang tengkuk.
b.    Hidung tersumbat
Pembengkakan selaput hidung dan peningkatan pembentukan lendir menyebabkan anda sulit bernafas melalui hidung. Penyumbatan ini dapat mengenai satu atau kedua sisi hidung. 
c.    Postnasal Drip
Lendir secara normal mengalir dalam jumlah kecil ke dalam hidung dan turun ke belakang tenggorokan sebelum tertelan. Selama infeksi produksi lendir meningkat, lebih kental dan berwarna kuning atau hijau. Perubahan warna lendir disebabkan oleh campuran bakteri dan sel darah putih, sebagai tanda bahwa tubuh telah melawan infeksi yang berlangsung. Lendir yang kental dan berwarna hijau ini seringkali turun ke tenggorokan dan disebut postnasal drip.
d.    Berkurangnya daya penciuman
Membengkaknya selaput di hidung dapat menghambat molekul bau yang anda hirup mencapai reseptor penciuman sehingga daya penciuman anda menjadi berkurang.
e.    Berkurangnya daya pengecap
Indra pengecapan yang normal bergantung pada keutuhan sensasi penciuman. Sehingga terganggunya indra penciuman akan menyebabkan berkurangnya fungsi indra pengecap.
f.     Napas berbau
Lendir kehijauan yang terinfeksi mengandung bakteri dan bahan buangan yang mengeluarkan bau busuk.
g.    Batuk
Ketika lendir mengalir ke bagian belakang  tenggorokan,  mungkin akan menentuh pita suara dan memicu respon batuk.

Sinusitis obat uap datang dalam dua "rasa", polos dan dibumbui. Jika hanya menghirup uap tidak membantu sinus cukup, kemudian melemparkan herbal tertentu atau minyak esensial ke panci mengukus air untuk efektivitas yang lebih.
Cara Menggunakan uap hanya Plain Old :                
1)      Perhatian: obat uap ini untuk sinusitis masalah bekerja dengan baik, tapi tentu saja selalu pastikan tidak membakar diri sendiri. Lanjutkan dengan hati-hati.
2)      Bawalah panci air mendidih dan kemudian mengubah panas off. Menggantungkan handuk atas kepala. Tempatkan wajah di atas air panas dengan handuk tersampir di sisi panci. Langsung sebagai banyak yang udara lembab hangat untuk wajah sebagai mungkin.
3)      Atau bisa menikmati mandi yang bagus, panjang dan panas lebih dari panci uap. Pastikan meluangkan waktu untuk menghirup udara yang hangat dan lembab. Panas dan kelembaban membantu meringankan rasa sakit sinus dengan merangsang drainase lendir.
Obat sinusitis uap :
1)   Lemon thyme menambahkan sedikit zip tambahan untuk uap yang membantu membersihkan kemacetan dan Hidung tersumbat yang terkait dengan kondisi sinus bahkan lebih baik daripada sekadar uap tua. Hanya menempatkan seperempat cangkir Lemon thyme dalam empat gelas air. Bawa ini solusi untuk mendidih. Menghirup uap seperti yang direkomendasikan di atas memanfaatkan handuk tersampir di atas kepala untuk menangkap uap diaromatisasi. Mungkin akan terkejut betapa cepat thyme "rasa" uap mengurangi kemacetan hidung. Juga dapat melakukan hal yang sama dengan dua herbal mullein dan balsam Gilead. Tambahkan dua sendok makan mullein dan satu sendok makan balsam dari Gilead dengan air mendidih. Menghirup uap untuk bagian sinus yang jelas, tetapi selalu waspada terhadap pembakaran diri dengan uap panas.

2)   Campur Eucalyptus minyak di panci uap untuk lain obat sinusitis yang sangat diakui oleh praktisi kesehatan alami. Pasien mereka mengatakan, menemukan hidung tersumbat putus mudah dengan terapi ini. Dapat menemukan minyak Eucalyptus vitamin lokal atau toko makanan kesehatan. Panaskan panci air sampai mendidih. Tuangkan 4-6 cangkir itu ke dalam mangkuk besar. Tambahkan 2-3 tetes minyak kayu putih ke air. Tutup kepala Anda dengan handuk. Membungkuk di atas air dan campuran minyak esensial, tutup mata kemudian menghirup dalam-dalam. Tetap di bawah handuk selama 10 menit. Harus sampai merasa kepanasan atau tidak nyaman. Ketika melakukan ini terapi tertentu, hati-hati. Pertama, tidak ingin menempatkan lebih dari jumlah yang disarankan minyak dalam campuran. Kedua: mungkin merasa beberapa efek samping ringan dari uap obat sinusitis. Efek samping berkisar dari gejala sakit kepala dan pusing kelelahan dan mual tetapi biasanya berlangsung hanya dalam waktu sangat singkat. Benar-benar menghindari obat uap Eucalyptus jika memiliki kondisi jantung, masalah dengan sistem saraf pusat, atau sedang hamil.
 

Sample text

Sample Text